Seleksi E-TestBerhasil Menjaring 146 Calon Wakil PA/MS Kelas I.B

Sistem seleksi calon pimpinan peradilan agama secara online dengan cara mendaftar, ini untuk menunjukkan bahwa mereka benar-benar siap ditempatkan ketika dipromosikan mejadi wakil ketua PA/MS.

Demikian diungkapkan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Dr. HM. Fauzan, SH., MM., MH kepada redaktur badilag.net.

Seleksi E-Test Calon Wakil Ketua PA/MS Kelas II dan Kelas I.B selesai dilaksanakan pada hari Minggu (15/05) serentak seluruh Indonesia pada pukul 09.00 WIB untuk tahap ke-1 dan pukul 13.00 WIB untuk tapap ke-2.

Membaca laporan pelaksanaan E-Test secara online tersebut, terdapat total pendaftar kelas I.B berjumlah 238 Orang. Sedangkan yang lulus verifikasi berjumlah 200 Orang, dan yang tidak lulus verifikasi berjumlah 38 orang.

Kemudian dari 200 orang yang lulus verifikasi tersebut, terdapat pendaftar ulang sejumlah 194 Orang, dan sisanya 6 orang tidak mendaftar ulang dengan alasan yang belum terkonfirmasi.

Kemudian dari 194 orang yang mendaftar ulang, terdapat 189 orang yang melaksanakan ujian sedangkan 5orang peserta tidak bisa login, disebabkan kesalahan NIP dan nomor ujian yang masuk ke alamat email kantor.

Hasil Pelaksanaan E-Test

Hasil pelaksanaan E-Test pada tahap ke-1, terdapat 95orang lulus memenuhi passing grade alias lulus ambang batas untuk semua kategori soal, 86 Orang yang tidak memenuhi passing grade, dan 7 orang tidak login karena terproteksi.

Hasil pelaksanaan E-Test pada tahap ke-2, terdapat 75 orang peserta dengan 51orang lulus memenuhi passing grade alias lulus ambang batas untuk semua kategori soal, dan 24 Orang yang tidak memenuhi passing grade(tidak lulus).

Keseluruhan peserta seleksi E-Test Calon Wakil Ketua PA/MS Kelas I.B yang lulus telah memenuhi passing grade berjumlah 146 Orang.

Permasalahan utama pada peserta kelas I.B adalah tidak menggunakan jaringan internet yang stabil, hal ini dapat diketahui melalui perbandingan saat pelaksanaan E-Test tahap ke-2 yang berjalan lancar dan stabil. Disamping juga peserta masih banyak yang gagap teknologi, sehingga masih kurang paham menggunakan aplikasi E-Test capim, dan kemungkinan banyak peserta yang tidak membaca juknis dan tutorial.

[Ibnu AR]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *