Aplikasi E-Test Capim Badilag Terbukti Transparan, Objektif dan Akuntable

Menelisik laporan pelaksanaan Seleksi E-Test Capim Badilag ditemukan data isian kuesioner sebanyak 92,5 % dari 160 peserta (Kelas I.B) dan 95,1 %  dari 41 peserta (Kelas II) yang menjawab bahwa sistem seleksi melalui E-Test Capim telah memenuhi unsur transparansi, objektivitas dan akuntabilitas.

Mayoritas peserta di dua kelas berbeda yang setuju kelulusan E-Test Capim menggunakan sistem passing grade (lulus ambang minimal di tiap kategori soal). Dan kurang dari 9 % saja yang setuju dengan total score, tidak setuju dengan passing grade.

Demikian juga 76,3 % peserta (Kelas I.B) dan 90,2 % peserta (Kelas II) menilai sangat perlu menampilkan score nilai dan kelulusan passing grade tiap peserta dipublikasikan secara terbuka agar lebih transparan. Sementara 28,8 % peserta (Kelas I.B) dan 9,8 % peserta (Kelas II) yang berpendapat cukup diketahui oleh pimpinan saja tidak perlu dipublikasikan secara luas.

Data juga menunjukkan lebih dari 65 % peserta di dua kelas berbeda berpendapat sangat mudah saat menjalankan aplikasi E-Test Capim, 28,1 % peserta (Kelas I.B) dan 31,7 % peserta (Kelas II) yang mengalami kendala, dan sedikit saja peserta yang masih merasa kebingungan, yaitu 6,9 % peserta (Kelas I.B) dan 2,4 % peserta (Kelas II).

Diberitakan Badilag telah berhasil menjaring 44 Calon Wakil Ketua PA/MS Kelas II dan 146 Calon Wakil Ketua PA/MS Kelas I.B yang dinyatakan lulus seleksi melalui aplikasi E-Test Capim Badilag pada Minggu (15/05).

[Ibnu AR]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *